Harian Kendari

Di Bawah Kepempimpinan Yusrianto, HNSI Sultra Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Melalui Program Unggulan

Kendari, HarianKendari.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program unggulan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD HNSI Sultra, Yusrianto, SH, di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) HNSI Sultra yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari pada Jumat, 28 Juni 2024.

Yusrianto menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur bagi nelayan, terutama penampungan ikan hasil tangkapan.

“Program pertama kami adalah pembangunan infrastruktur penampungan ikan hasil tangkapan nelayan. Ini sangat penting karena meskipun nelayan mendapatkan hasil tangkapan yang banyak, tanpa ada penampungan yang memadai, akan menjadi masalah besar,” ujarnya.

Selain itu, HNSI Sultra juga fokus pada aspek pemasaran hasil tangkapan nelayan dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan pertambangan di Sulawesi Tenggara.

“Harapan kami, ikan hasil tangkapan nelayan melalui koperasi dapat langsung dijual ke pabrik-pabrik dengan harga yang baik,” jelas Yusrianto.

Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi wadah bagi para nelayan untuk bersama-sama menikmati hasil tangkapan mereka.

Yusrianto juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 50 ribu nelayan yang tergabung dalam HNSI Sultra. Namun, tingkat kesejahteraan nelayan belum maksimal sesuai harapan. Oleh karena itu, HNSI Sultra berupaya mendorong kebijakan pemerintah terkait pembangunan pelabuhan khusus untuk nelayan.

“Kami berharap dengan adanya kebijakan ini, kesejahteraan nelayan dapat lebih meningkat,” harapnya.

Dalam Rakerda tersebut, Yusrianto juga menyampaikan bahwa HNSI Sultra telah menerima bantuan pusat sebesar Rp60 miliar untuk pembangunan kapal-kapal bagi nelayan.

“Kami berharap bantuannya dapat ditambah lagi mengingat jumlah nelayan di Sultra sangat banyak,” katanya.

Lebih lanjut, Yusrianto menyoroti pentingnya kontribusi sektor pertambangan dalam membantu nelayan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Nelayan semakin jauh melaut karena adanya kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Oleh karena itu, sektor pertambangan seharusnya turut membantu nelayan melalui dana CSR,” pungkasnya.

Di bawah kepemimpinan Yusrianto, HNSI Sultra berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak nelayan dan meningkatkan kesejahteraan mereka melalui berbagai program strategis. Diharapkan, program-program ini dapat membawa perubahan positif dan mendukung pengembangan sektor perikanan di Bumi Anoa.