Harian Kendari

Peringati HANI 2024, BNNP Sultra Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba

HarianKendari.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Christ R. Pusung mengajak seluruh stakeholder terkait seperti TNI-Polri dan masyarakat untuk bersinergi dalam melaksanakan pengawasan dan pencegahan peredaran narkoba di Bumi Anoa.

Hal itu digaungkan Brigjen Pol Pol Christ R. Pusung pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Rabu 26 Juni 2024.

“Keterlibatan masyarakat sangat antusias, mengikuti program-program kami seperti desa bersinar dan ketahanan keluarga. Seluruh stakeholder forkopimda sangat mendukung kami dalam melaksanakan tugas memberantas peredaran narkoba,” ungkapnya.

Hal itu menjadi tanggung jawab bersama mengingat maraknya peredaran narkoba saat ini. Selain itu ia juga mengidentifikasi bahwa wilayah pesisir sebagai salah satu lokasi rawan peredaran narkoba di Bumi Anoa.

Menurut Brigjen Pol Christ R. Pusung, luasnya wilayah perairan Sultra menyulitkan pengawasan dan pemberantasan narkoba yang masuk melalui jalur laut.

“Kenapa pesisir, karena jalurnya sangat panjang dan sulit untuk kami monitor sepenuhnya. Banyak jalan-jalan tikus, termasuk di Sultra. Kami pernah melakukan penangkapan lewat jalur laut di Wakatobi dan Kolaka,” kata Brigjen Pol Christ R. Pusung.

Sementara itu, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto saat hadir pada peringatan HANI menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi membantu BNN dalam pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di Sultra.

“Kami memposisikan diri sesuai tugas dan fungsi kami. Teman-teman BNN dan Polda yang memiliki domain di depan, kami siap mendukung apapun yang diperlukan,” ucapnya.

Untuk diketahui, BNNP Sultra mencatat bahwa dari Januari – Juni 2024, mereka telah mengamankan lebih dari lima kilogram narkotika jenis sabu dan ganja dari 10 kurir lintas provinsi, yang sebagian besar diselundupkan melalui jalur laut.