Harian Kendari

Anaknya Jadi Korban Penyerangan KKB Papua, Orang Tau Korban: Harap Pemda Membantu Kepulangan Anaknya

HARIANKENDARI.COM,Muna Barat – Salah satu warga asal Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara jadi korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan

Wa Ode Nursia sebagai seorang ibu merasa sangat kehilangan, pasalnya setelah ayah korban meninggal dunia, korban menjadi sosok yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Beberapa hari yang lalu ia sempat menelpon untuk memberi kabar, dan ia juga meminta izin untuk pergi ke tempat kerjanya”, ungkapnya Rabu (18/10/2023).

Setelah telepon terakhir korban untuk pamit ke tempat kerja, beberapa hari kemudian ia mendengar, anaknya telah meninggal dan jenazah korban telah ditemukan pada Selasa (17/10/2023) dengan luka tembakan.

Ibu korban menambahkan, dirinya sepakat untuk memulangkan jenazah korban, namun saat ini terkendala terkait biaya, pasalnya biaya untuk memulangkan jenazah dari Papua ke Muna Barat cukup tinggi. Untuk itu, keluarga korban sangat berharap kepada pemerintah untuk membantu biaya kepulangan jenazah.

“Saya ingin melihat dan memandikan dan menguburkan anak saya di sini. Saya berharap sekali kepada pemerintah daerah dan kepada Pj Bupati Muna Barat, Pak Bahri membantu memulangkan anak saya,” bebernya.

Perlu di ketahui kejadian tersebut,terjadi pada hari senin (16/10/2023) dan salah satu korban berasal dari desa Marobea, kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat atas nama Asmaun (37), ia merupakan anak pertama dari Wa Ode Nursia yang telah lama bekerja dan merantau di Kabupaten Yahukima sebagai pendulang emas.