Harian Kendari

Jelang Peringatan 4 Tahun Tragedi 26 September, BEM Teknik UHO Berharap Pj Gubernur Tuntaskan Kasus Randi-Yusuf

HarianKendari.Kendari, — Menjelang peringatan empat tahun kematian Randi Yusuf, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari
siap mencari keadilan dengan tetap menjaga kondusifitas Sulawesi Tenggara (Sultra).

Melalui instagram resminya, BEM Teknik UHO Kendari menyampaikan, tragedi 26 September telah berjalan empat tahun lamanya, namun masih belim menemukan titik terang.

“Dari banyaknya problematika yang begitu kompleks mulai dari kerusakan lingkungan, kemudian banyaknya flyer-flayer illegal mining, namun di tubuh kami para mahasiswa 4 tahun menjelang tragedi 26 September sampai hari ini belum ada titik terang,” ucap Ketua BEM Fakultas Teknik UHO, Muhammad Ali Sabilah.

Belum ditemukannya titik terang kasus ini, Ali menantang Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto yang baru saja dilantik sebagai Pj Gubernur Sultra untuk segera menyelesaikan kasus penembakan Randi-Yusuf.

“Melihat dari latar belakang Pj Gubernur adalah Sekjen Kemenkumham RI, dan mantan Kapolda Sultra, maka dari itu kami Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo menantang Pj Gubernur Sultra untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM 26 September 2019 yang menewaskan dua orang mahasiswa Universitas Halu Oleo, karena sampai hari ini belum ada titik terang persoalan kasus ini,” tegasnya.

Kendati demikian, terlepas dari kasus almarhum Yusuf yang belum mendapat keadilan, BEM Teknik UHO menyampaikan dukungannya kepada Komjen Andap dalam menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur Sultra.

“Meskipun sampai hari ini, kasus almarhum Yusuf belum mendapatkan keadilan. Namun pada dasarnya, kami mendukung Bapak Andap Budi Revianto dalam menjalankan amanah sebagai Pj Gubernur Sultra, dan kami akan terus mengawal serta bergerak dengan senantiasa menjaga kondusifitas wilayah Sultra,” tandasnya.